roberto mancini
Langkah Manchester City untuk memberhentikan Roberto Mancini memang tak terlalu mengejutkan banyak orang. Namun tetap saja dinilai mengecewakan, karena Mancio sudah memberikan banyak kontribusi untuk The Citizens.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Manchester City Supporters Club, Kevin Parker, menysul dipecatnya Mancini, Senin (13/5/2013) waktu lokal, atau Selasa (14/5) dinihari WIB.

Musim ini menjadi musim yang buruk bagi Manchester Biru karena tak mendapat satu gelar pun. Kursi kepelatihan Mancini pun digoyang dan dispekulasikan bakal hengkang. Tapi sebenarnya baru musim kemarin City berhasil merebut trofi Premier League.

Semenjak menukangi klub tersebut pada Desember 2009, pelatih asal Italia tersebut telah memberikan gelar juara Premier League, Piala FA dan Community Shield masing-masing satu kali.

“Ini bukan sesusatu yang mengejutkan, namun saya tetap merasa kecewa. Seharusnya tanggal 13 Mei adalah hari yang menyenagkan untuk para pendukung City setelah gol Sergio Aguero musim kemarin, tapi ini sudah menodai kenangan tersebut,” kata Parker kepada Sky Sports News.

“Beberapa pesan yang terus saja masuk ke ponsel saya dari para anggpta yang juga merasa sangat kecewa dengan apa yang sudah terjadi.”

“Mancini sudah memberikan kesuksesan. Saya telah memegang tiket musiman selama 40 tahun dan menunggu unttuk memenangi gelar juara Premier League, Piala FA dan Community Shield,” paparnya.

Rasa kecewa yang menghinggapi diri Parker, sampai-sampai ia menyebutnya ini adalah hal terburuk selama hidupnya sejak menjadi pendukung City.

“Mungkin ini titik terburuk saya sebagai pendukung City, yang mana saya telah melihat beberapa kali mereka terdegradasi. Sangat mengecewakan,” tegasnya.