Paris Saint-Germain's Ibrahimovic celebrates at the end of his team's French Ligue 1 soccer match against Olympique Lyon at the Gerland stadium in Lyon
Setelah melakukan penantian selama kurang lebih 19 tahun, Paris Saint Germain akhirnya mengunci gelar juara Ligue 1 yang ketiganya setelah mengalahkan Lyon 1-0.

Berkunjung ke Stade de Gerland, Lyon, Senin (13/5) dini hari WIB, PSG membutuhkan tiga angka untuk mengamankan gelar juara Ligue 1 musim ini. Manajer Carlo Ancelotti pun menurunkan tim terbaiknya dengan menduetkan Ezequiel Lavezzi dan Zlatan Ibrahomovic di lini depan.

Sementara Lyon juga menurunkan skuad terbaik demi mengamankan tiket untuk melakoni babak playoff Liga Champions musim depan.

Di awal pertandingan, PSG langsung mengancam gawang Lyon. Berawal dari situasi sepak pojok, Ibra yang mengeksekusi bola ternyata masih mampu digagalkan di depan gawang oleh Mohammadou Dabo.

Lyon langsung merespon dengan mengancam gawang Les Parisiens di menit ke 11 lewat sepakan Yassine Benzia. Namun kiper Nicolas Douchez mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Jual beli serangan tercipta di babak kedua, namun hingga turun minum skor masih bertahan 0-0.

Di paruh kedua Lyon mengancam melalui aksi Yoann Gourcuff. Namun sayang, lagi-lagi para pemain Lyon dibuat gigit jari atas penyelamatan gemilang Douchez.

Alih-alih mencetak gol, PSG malah mencetak gol lewat aksi Jeremy Menez pada menit 53. Memanfaatkan assist Ibra, Menez dengan mudahnya menggetarkan gawang Lyon, skor 1-0.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan tak berubah. Dengan hasil ini PSG pun mengunci gelar yang ketiga kalinya sepanjang sejarah. Terakhir kali PSG meraihnya yaitu pada musim 1993/1994.

Sedangkan dengan kekalahan ini, membuat kesempatan Les Gones untuk meraih tiket playoff Liga Champions terancam karena posisi mereka masih bisa dikejar oleh Lille dan Nice yang berada si belakang dengan selisih empat angka.